4 Manfaat Membawa Kantong Plastik saat Liburan

4 Manfaat Membawa Kantong Plastik saat Liburan

4 Manfaat Membawa Kantong Plastik saat Liburan Ketika Anda mau liburan ke suatu tempat wisata, apa yang paling Anda inginkan? Pasti kenikmatan waktu jalan-jalannya. Iya, kan? Tetapi sayang. Banyak orang yang sering mengabaikan kantong plastik. Padahal kebutuhannya sangat mendasar. Ada banyak sekali gunanya ketika Anda membawa kantong plastik saat liburan. Apa saja?

1.      Teman Mabuk Kendaraan

Tidak semua orang bisa bertahan lebih lama dalam kendaraan berjalan. Terutama di dalam mobil. Dengan membawa kantong plastik, saat momen muntah tak disengaja jadi bukan masalah yang terlalu serius. Ini tidak hanya berguna bagi orang dewasa saja. Buat si kecil pun sangat penting manfaatnya. Biar nantinya tidak mengotori kendaraan ataupun orang lain.

2.      Tempat Sampah Sementara

Nah, ini dia salah satu masalah utamanya. Banyak pengunjung wisata yang abai dengan sampah. Padahal sudah disediakan tempat sampah, tapi masih saja buang sampah sembarangan. Kalau Anda bawa kantong plastik sendiri bisa jadi alternatif lain untuk menjaga kebersihan. Terutama kalau Anda tidak kunjung menemukan lokasi tempat sampah berada.

3.      Tempat untuk Baju Basah

Manfaat ini baru terasa ketika Anda liburan ke pantai atau ke destinasi wisata yang ada kolam renangnya. Pasti setelah nyebur pakaian akan basah. Iya, kan? Hal itu sangat merepotkan kalau tidak bawa kantong plastik. Bisa-bisa tas jadi ikut basah, padahal ada barang lain. Tidak soal tas basah. Dalam beberapa jam kemudian, pakaian yang basah juga akan timbul bau tak sedap.

4.      Tempat Nyaman untuk Oleh-Oleh

Biasanya sih kalau baru beli oleh-oleh bakal diberi kantong plastik gratis. Tapi kalau beli dalam jumlah banyak bagaimana? Tentunya keberadaan kantong plastik bawaan dari rumah sangat penting, bukan? Nantinya agar bisa dibawa dengan cara menjinjingnya apabila tas sudah penuh. Lebih simpel.

Mungkin bagi sebagian besar orang membawa kantong plastik saat liburan itu sangat sepele. Justru hal-hal yang disepelekan itulah yang bisa berkembang jadi lebih besar. Bisa mengganggu ekosistem. Misalnya saja soal sampah. Kalau tempat wisata kotor kan jadi tidak sedap dipandang. Kan ada petugas kebersihannya? Kalau sampai ada pertanyaan ini, berarti kesadaran soal kebersihannya masih kurang.